Lampung Selatan (Begawinews.com)- Lapor pak Kapolda Lampung, ada gudang ilegal penimbunan minyak Bahan Bakar Minyak (BBM) solar di lingkungan warga di Rt 45A Umbul Banten Dusun V Jati Sari Desa Jati Mulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan diduga milik oknum polisi satuan Brimob berinisal Fr

Gawatnya keberadaan gudang penimbunan BBM Solar menggunakan drigen tidak jauh dari kantor markas Polda Lampung berjarak 600 meter, gudang terselubung itu berada dipemukiman warga.
Keberadaan gudang ilegal BBM solar sangat meresahkan warga yang merasa takut terjadinya kebakaran, gudang tersebut berada samping rumah oknum berimob tersebut, akses masuk gudang ilegal BBM itu dari gapura siger Kampung Umbul Banten Jati Sari.
“Kami takut adanya aktifitas penimbunan BBM solar yang dapat mengakibatkan kebakaran karena Keberadaan gudang BBM berada di lingkungan warga,” kata salah satu warga yang minta dirahasiakan namanya, Rabu (36/8/2026).
Ia menjelaskan, aktifitas penimbunan BBM solar menggunakan angkutan truk fuso kemudian dicurahkan kedalam jerigen ditimbun disamping rumah Brimob tersebut.
“Hampir tiap hari puluhan mobil fuso yang sudah dimodif bak tengki mobil, keluar masuk kedalam gudang dan mecurahkan minyak solar kedalam ratusan jerigen,” ungkapnya.
Ia menyatakan, aktifitas penimbunan BBM solar ilegal sangat meresahkan warga, Selain takut gudang meledak kebekaran, aktifitas keluar masuk mobil truk fuso juga menimbulkan dampak kerusakan jalan dan terjadinya gumpalan debu berhamburan mencemari lingkungan karana banyak mobil keluar masuk gudang BBM tersebut.
“Sejak gudang BBM itu berada, warga merasa terganggu, banyak debu tenah berhamburan dan terjadinya kerusakan jalan di lingkungan,” ujarnya.
Sementara Sopian ketua RT 45 dusu V membanarkan, adanya aktifitas penimbunan BBM solar di lingkungan warga, sebelumnya dirinya sudah memanggil pemilik gudang tersebut, namun beralasan kalau minyak BBM solar yang diangkut truk fuso merupakan hasil sisa minyak solar dari angkutan batu bara yang ditampung dijual ke warung pengecer.
“Saya sudah menegur dan memangg pemilik gudang tesebut, sudah saya tanya soal gudang BBM solar tersebut berasal dari angkutan mobil fuso batu bara, Sudah saya ingatkan jangan menimbun minyak BBM solar karena takut terjadinya kebakaran yang akan mengancam lingkungan warga,” ujarnya.
Semantara saat di konfirmasi FR oknum Brimob mengakui memiliki usaha penimbunan BBM solar tersebut.
“Ya bang, saya baru buka usaha menimbun BBM solar ini, saya masih cari tempat nimbun BBM yang jauh dari lingkungan warga,” akunya. (Red)





















