Lampung Utara (Begawinews.com)- Terkait adanya puluhan siswa-siswi pingsan saat acara pasukan Baris Berbaris (PBB) tingkat SMP dan Tingkat SMA, Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Lampung Utara, Syahril membenarkan Insiden tersebut, namun membatah kalau drinya tidak berada dilokasi.
“Saya bersama Opy Riansyah Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Lampura, kami duduk-duduk di Conter samping cukur rambut. Bahkan ada 5 Elmem yang hadir. Ada dari kepolisian,TNI, Wakil Bupati, Paskibra, dan dari Dinas Pendidikan,” akunya, saat dikonfirmasi melalui Via Telfon, Rabu (12-08-2026).
Syahril menyatakan, berdasarkan data terdapat tujuh siswa pingsan dibawa kerumah sakit, kemungkinan paktor lelah karena bangun terlalu pagi.
“Mengenai rute kegiatan PBB sudah sesuai.terdapat 7 siswa yang dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya.
Diketahui insiden pingsannya puluhan siswa saat giat PBB dalam rangka menyabut HUT Ri Ke – 81 Tahun, terkesan Pemkab Lampura yang sedang bersama Gelar Pasar Murah, Gebyar UMKM, dengan menghiraukan adanya puluhan siswa pingsan saat mengikuti PBB Tingkat SMP dan SMA
Terpantau di lapangan Halaman Olahraga Koramil mobil Ambulance beriringan membawa siswa dan siswi yang pingsan ke rumah sakit terdekat.
Salah satu sopir mobil Ambulance (red) saat di konfirmasi di lokasi menjelaskan Siswa dan Siswi yang pingsan Puluhan Orang, kita larikan ke rumah sakit terdekat, Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS. Mayjen Ryacudu sudah penuh dengan Siswa Siswi ada yang kita larikan ke RS. Mariaregina.
Kebanyakan yang pingsan Siswi (Perempuan) mungkin paktor kelelahan atau paktor mereka belum sarapan.
“Yang pingsan puluhan orang, kita larikan ke RS. Terdekat, Ruang Unit Gawat Darurat RS. Mayjen Ryacudu Sudah penuh dengan siswa dan siswi, dan ada juga yang kita bawa ke RS. Mariaregina, kebanyakan yang pingsan Perempuan, faktor kelelahan atau mereka tidak sarapan,” ungkapnya.
Senada yang di sampaikan pedagang di lokasi, mengakui banyak peserta baris bebaris yang jatuh pingsan, sehingga terdenger suara sarine mobil ambulance yang bulak balik mengangkut anak anak di bawa ke rumah sakit.
“Banyak bener yang pingsan, ngeri denger suara Sarine mobil ambulance yang bulak balik bawa anak anak ke rumah sakit,” ungkap para pedagang.
Terpantau di lokasi dinas kesehatan dan para medis dari puskesmas dengan Sigap mengefakuasi siswa dan siswi yang pingsan dan langsung di larikan ke rumah sakit Terdekat. (Rudi)





















