Lampung utara (Begawinews.com) – Inspektur Inspektorat (Inspektorat) Kabupaten Lampung Utara, terkesan menutup mulut (Bungkam) menyikapi isu skandal syur yang diduga mirip dengan salah satu Kepala Dinas di Kabupaten Lampung Utara bersama seorang wanita muda yang terekam sedang asyik berduaan layaknya pasangan suami istri di salah satu kamar hotel berbintang di Kota Bandar Lampung.
“Kalau.masalah itu, Langsung ke Irbansus aja, mereka yang memeriksa kemarin ” kata Yovita Agustina Sekretaris Insfektorat, Rabu, (21/05 2025).

Untuk memastikan hasil pemerikasaan kepala dinas Pasar dan Industri Lampung Utara, Hendri tersebut, wartawan media online Begawinews.com mencoba menghubungi pelaksana tugas (Plt) Inspektur Inspektorat Kabupaten Lampung Utara, Tommy Suciadi tidak merespon terkesan menghidari konfirmasi awak media.
Tak hanya sekali, bahkan panggilan telepon berulang yang ditujukan padanya sama sekali tak dihiraukan. Hal itu dialami juga oleh sejumlah jurnalis yang ingin menghubunginya untuk sekedar mengkonfirmasi sejumlah persoalan menyangkut tupoksi APIP setempat.
Saat di konfirmasi melalui Via tlfon dalam ke adaan tidak aktif (memangil), selanjutnya di hubungin lewat Via WA, centang dua tapi tidak merespon. Sementara saat disambangi, Tommy Suciadi tidak ada di ruangan.
“Bapak tidak ada, lagi ada Giat rapat di pemda ” Terang salah satu Staf kantor tersebut.

Beredarnya isu video syur yang diduga mirip dengan salah satu Kepala Dinas di Kabupaten Lampung Utara bersama seorang wanita muda yang terekam sedang asyik berduaan layaknya pasangan suami istri di salah satu kamar hotel berbintang di Kota Bandar Lampung dibantah Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan Perindustrian Hendri menegaskan isu dimaksud adalah tudingan tak berdasar dan dapat dikatakan hoaks.

Menurut penuturan Hendri di media online Lintas Lampung menceritakan ketika itu dirinya diundang oleh sahabatnya saat berada di Bandar Lampung. Dalam ruangan itu, tidak hanya ada dirinya seorang. Ada enam orang disana, empat laki-laki, dan dua orang wanita.
Saat salah satu dari wanita itu mencoba merayu, namun tak direspon. Sedangkan pengambilan video dan foto itu juga tanpa sepengatahuan Hendri dan keempat rekannya yang lain.
“Berita itu tidak benar. Hoaks itu, cerita kronologinya tidak seperti itu. Yang ambil video dan foto itu rekan wanita yang lain,” kata Hendri, Senin 19 Mei 2025.
Dalam waktu dekat, kata dia, jika memungkinkan pihaknya akan melaporkan ke pihak yang berwajib terhadap orang-orang yang telah menyebarkan isu, termasuk akun-akun palsu yang menebar kabar hoaks tersebut.
Dirinya juga mengaku telah diperiksa oleh Inspektorat, dan hal yang sama yang disampaikan pada media ini juga disampaikan kepada APIP.
“Sudah diperiksa hari ini sama Inspektorat, dan sudah saya jelaskan dalam pemeriksaan. Jika memungkinkan, dalam waktu dekat saya akan buat laporannya, bukti-bukti juga sudah saya kumpulkan, termasuk postingan akun palsu,” imbuhnya.
“Disini saya bukan berkilah atau mencari pembenaran. Silahkan konfirmasi juga ke Inspektorat ya Dinda,” ungkapnya.
Sementara isu adanya video syur salah satu mirip.kepala dinas di Lampung utara menjadi pergunjingan (pembicaraan -Red) kalangan Pegawai Negeri Sipil (ASN) maupun di media sosial.
“Benarkah bapak HD iitu punya wanita simpanan, rame kok kabar prilaku kadis di Lampung Utara selama ini mengenai wanita,” kata salah satu ASN di salah satu kecamatan Lampung Utara. (Bule/red)





















