• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Loker
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Begawinews
  • Siber
  • Indeks News
    Eks Ketua PKN Ayu Rismanita Dipolisikan Menipu Warga Bandar Lampung Hingga Rp345 juta

    Eks Ketua PKN Ayu Rismanita Dipolisikan Menipu Warga Bandar Lampung Hingga Rp345 juta

    Kejari Lambar Tahan Mantan Pejabat Plt. Sekda Pesisir Barat dan Pernah Jabat Kadis PU Karena Korupsi Jalan Marang Kupang Ulu

    Kejari Lambar Tahan Mantan Pejabat Plt. Sekda Pesisir Barat dan Pernah Jabat Kadis PU Karena Korupsi Jalan Marang Kupang Ulu

    Sembilan Proyek di Dinas Tanaman Pangan Lampung dalam Pantauan Serius MTM, Asyari: Jika PHO akan Kami Bikin Ramai

    Sembilan Proyek di Dinas Tanaman Pangan Lampung dalam Pantauan Serius MTM, Asyari: Jika PHO akan Kami Bikin Ramai

    Lampung Investment Summit 2023: Merayu Investor dari Pulau Bali

    Lampung Investment Summit 2023: Merayu Investor dari Pulau Bali

    Puluhan Orang Serbu dan Rusak Markas PMI Way Kanan, Ketua SMSI Yoni Aliestiadi Terluka

    Puluhan Orang Serbu dan Rusak Markas PMI Way Kanan, Ketua SMSI Yoni Aliestiadi Terluka

    Asyik, CS Hotel Novotel Buka Lagi

    Asyik, CS Hotel Novotel Buka Lagi

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Opinion
  • Redaksi
  • Gubernur Mirza Diminta Tertibkan Alih Fungsi Hutan Dijadikan Ajang Bisnis Oknum
  • Siber
  • Indeks News
    Eks Ketua PKN Ayu Rismanita Dipolisikan Menipu Warga Bandar Lampung Hingga Rp345 juta

    Eks Ketua PKN Ayu Rismanita Dipolisikan Menipu Warga Bandar Lampung Hingga Rp345 juta

    Kejari Lambar Tahan Mantan Pejabat Plt. Sekda Pesisir Barat dan Pernah Jabat Kadis PU Karena Korupsi Jalan Marang Kupang Ulu

    Kejari Lambar Tahan Mantan Pejabat Plt. Sekda Pesisir Barat dan Pernah Jabat Kadis PU Karena Korupsi Jalan Marang Kupang Ulu

    Sembilan Proyek di Dinas Tanaman Pangan Lampung dalam Pantauan Serius MTM, Asyari: Jika PHO akan Kami Bikin Ramai

    Sembilan Proyek di Dinas Tanaman Pangan Lampung dalam Pantauan Serius MTM, Asyari: Jika PHO akan Kami Bikin Ramai

    Lampung Investment Summit 2023: Merayu Investor dari Pulau Bali

    Lampung Investment Summit 2023: Merayu Investor dari Pulau Bali

    Puluhan Orang Serbu dan Rusak Markas PMI Way Kanan, Ketua SMSI Yoni Aliestiadi Terluka

    Puluhan Orang Serbu dan Rusak Markas PMI Way Kanan, Ketua SMSI Yoni Aliestiadi Terluka

    Asyik, CS Hotel Novotel Buka Lagi

    Asyik, CS Hotel Novotel Buka Lagi

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Opinion
  • Redaksi
  • Gubernur Mirza Diminta Tertibkan Alih Fungsi Hutan Dijadikan Ajang Bisnis Oknum
No Result
View All Result
Begawinews
Home Arsip

Lampung Luncurkan National Cassava Center, Perkuat Riset dan Hilirisasi Singkong untuk Kesejahteraan Petani

admin by admin
2 jam ago
in Arsip
0
Lampung Luncurkan National Cassava Center, Perkuat Riset dan Hilirisasi Singkong untuk Kesejahteraan Petani
Share on Share on Share on

Bandar Lampung (begawinews.com)- Upaya menjadikan Lampung sebagai episentrum pengembangan singkong Indonesia memasuki babak baru. Hal tersebut diwujudkan dengan diluncurkannya National Cassava Center di Universitas Lampung pada Jum’at (24/7/2026).

Sebuah pusat kolaborasi nasional yang dirancang untuk memperkuat riset, meningkatkan produktivitas, mendorong hilirisasi, dan mempercepat kesejahteraan petani singkong.

READ ALSO

Kwarda Lampung Matangkan Persiapan Apel Besar Hari Pramuka ke-65

Produksi Peternakan Lampung Tumbuh 5,85 Persen pada 2025

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan bahwa keberadaan National Cassava Center bukan sekadar peresmian sebuah lembaga penelitian, melainkan titik awal pembangunan ekosistem singkong yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, investasi, dunia industri, dan petani dalam satu rantai nilai yang saling menguatkan.

“Ini bukan sekadar peresmian sebuah lokasi atau lembaga riset. Ini adalah titik awal pembangunan sebuah ekosistem di mana ilmu pengetahuan, teknologi, investasi, dunia industri, dan kesejahteraan petani dipertemukan dalam satu tempat,” ujarnya.

Gubernur Mirza berpendapat Lampung memiliki modal yang sangat kuat untuk memimpin pengembangan komoditas singkong nasional.

Sekitar 70 persen produksi singkong Indonesia berasal dari Lampung dan menjadi sumber penghidupan ratusan ribu keluarga petani di berbagai daerah.

Namun selama puluhan tahun, ungkapnya, pengembangan sektor singkong berjalan tanpa ekosistem yang terintegrasi dimana industri dan petani bergerak sendiri-sendiri, sementara produktivitas lahan tertinggal dibandingkan negara pesaing seperti Thailand dan Vietnam yang lebih dahulu mengembangkan riset, teknologi, serta dukungan pemerintah terhadap industri tapioka.

Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa hampir 500.000 petani singkong di Lampung selama bertahun-tahun menghadapi fluktuasi harga yang tajam.

Kondisi tersebut bahkan memicu aksi demonstrasi berkepanjangan saat harga singkong jatuh hingga sekitar Rp600-Rp700 per kilogram.

Pemerintah Provinsi Lampung kemudian mengambil peran sebagai mediator dengan mempertemukan petani, industri, dan pemerintah pusat.

Upaya tersebut menghasilkan kesepakatan yang mendorong kebijakan pengendalian impor sehingga industri dapat meningkatkan harga beli singkong petani.

“Hari ini harga singkong sudah mencapai sekitar Rp2.200 per kilogram. Ini menunjukkan bahwa ketika petani, industri, dan pemerintah bersatu, manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Gubernur Mirza menegaskan bahwa perbaikan harga bukanlah tujuan akhir, melainkan tantangan berikutnya adalah meningkatkan produktivitas agar daya saing singkong Lampung mampu melampaui negara-negara produsen utama dunia.

Karena itu, pemerintah menggagas pembentukan National Cassava Center bersama Universitas Lampung sebagai pusat inovasi nasional yang berfokus pada pengembangan varietas unggul, mekanisasi pertanian, teknologi budidaya, hingga hilirisasi produk berbasis singkong.

Gubernur Mirza mengatakan bahwa gagasan tersebut mendapat dukungan langsung dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy yang mendorong agar Lampung tidak hanya membangun pusat riset berskala daerah, melainkan pusat pengembangan singkong tingkat nasional melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Kita harus menjadi nomor satu di dunia. Kita punya petani, lahan, industri, dan sekarang kita bangun risetnya. Saatnya meningkatkan produktivitas,” tegasnya.

Gubernur Mirza berharap transformasi sektor singkong tidak lagi berhenti pada peningkatan produksi semata, tetapi berkembang menjadi fondasi penguatan industri berbasis bioekonomi, peningkatan daya saing nasional, serta peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyebut peluncuran National Cassava Center sebagai tonggak penting dalam pembangunan komoditas singkong nasional.

Menurutnya, Indonesia telah menunggu lebih dari empat dekade untuk mewujudkan sebuah pusat pengembangan singkong yang mampu menghubungkan riset, industri, pemerintah, dan petani dalam satu ekosistem.

Ia mengungkapkan, sejak 1980-an Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) telah menyebut singkong sebagai miracle tree atau pohon ajaib dimana potensi tersebut baru benar-benar menemukan momentumnya melalui kolaborasi yang dibangun di Lampung.

“Mengapa hari ini saya bersyukur sekali ada National Cassava Center? Karena ketika saya baru masuk IPB tahun 1979, FAO menerbitkan buku kecil yang menyebut singkong sebagai miracle tree. Tetapi keajaibannya tidak muncul-muncul setelah 45 tahun saya menunggu, dan tampaknya yang memunculkan keajaiban singkong adalah rekan-rekan yang hadir di ruangan ini,” ungkapnya.

Rachmat menilai keberhasilan Lampung tidak hanya terletak pada statusnya sebagai sentra produksi singkong terbesar di Indonesia, tetapi juga pada kemampuannya membangun kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan petani.

Menurutnya, kekompakan tersebut menjadi fondasi utama untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

“Kita harus kompak, kita harus bekerja bersama. Persahabatan antara akademisi, birokrasi, dan dunia usaha sering kali hanya diucapkan, tetapi di Lampung sudah dilaksanakan. Makanya singkongnya bagus,” katanya.

Ia menegaskan bahwa National Cassava Center tidak boleh berhenti sebagai pusat penelitian semata, tetapi harus menjadi pusat inovasi yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi petani melalui peningkatan produktivitas, pengembangan varietas unggul, penerapan Good Agriculture Practices (GAP), hingga penguatan hilirisasi industri berbasis singkong.

Rachmat juga mendorong agar National Cassava Center berkembang menjadi International Cassava Center.

Menurutnya, dengan dukungan riset yang kuat, jejaring internasional, dan kolaborasi yang berkelanjutan, Lampung memiliki peluang besar menjadi pusat pengembangan singkong dunia.

“Mari kita ciptakan National Cassava Center menjadi International Cassava Center, tempatnya tetap di Universitas Lampung. Kalau itu bisa terjadi, Lampung cepat atau lambat akan menjadi pusat pengembangan singkong nasional, bahkan pusat pengembangan singkong internasional,” pungkasnya.

Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani mengatakan National Cassava Center dibangun untuk menjawab tantangan rendahnya produktivitas, keterbatasan varietas unggul, serta belum optimalnya hilirisasi singkong di Indonesia.

Menurutnya, NCC akan dikembangkan di lahan hibah Pemerintah Provinsi Lampung seluas 150 hektare dan memiliki tujuh fokus utama, yakni riset dan inovasi, konservasi plasma nutfah dan perbenihan, smart farming, hilirisasi, pemberdayaan petani, pengembangan kawasan edukasi, serta transfer teknologi.

Lusmeilia mengungkapkan bahwa saat ini Universitas Lampung telah menjalankan sejumlah program awal, mulai dari pengembangan lima varietas unggulan singkong, penyusunan Good Agriculture Practices (GAP), pembangunan demplot, hingga memperluas kolaborasi dengan pemerintah, BRIN, Institut Pertanian Bogor (IPB), industri, dan berbagai institusi internasional.

“Prioritas kami bukan hanya menghasilkan penelitian, tetapi menghadirkan solusi nyata bagi petani melalui penyediaan bibit unggul, pendampingan teknologi, hingga pengembangan hilirisasi agar nilai tambah singkong semakin besar,” pungkasnya.

Dengan posisi Lampung sebagai sentra produksi singkong terbesar di Indonesia, pusat riset tersebut diharapkan menjadi motor pengembangan komoditas strategis nasional sekaligus memperkuat kontribusi Lampung terhadap ketahanan pangan dan industri masa depan Indonesia.(*)

Related Posts

Kwarda Lampung Matangkan Persiapan Apel Besar Hari Pramuka ke-65
Arsip

Kwarda Lampung Matangkan Persiapan Apel Besar Hari Pramuka ke-65

November 8, 2026
Produksi Peternakan Lampung Tumbuh 5,85 Persen pada 2025
Arsip

Produksi Peternakan Lampung Tumbuh 5,85 Persen pada 2025

November 8, 2026
Ekpor Kopi Robusta Lampung Tembus Italia 57,6 Ton Senilai Rp3,51 Miliar
Arsip

Ekpor Kopi Robusta Lampung Tembus Italia 57,6 Ton Senilai Rp3,51 Miliar

November 8, 2026
Wagub Jihan Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Lampung, Susun Rencana Aksi Daerah 2027
Arsip

Wagub Jihan Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Lampung, Susun Rencana Aksi Daerah 2027

November 8, 2026
Lampung Jadi Tuan Rumah PIT POGI 2027, Pemprov Siap Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Arsip

Lampung Jadi Tuan Rumah PIT POGI 2027, Pemprov Siap Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

November 8, 2026
Pemprov Lampung Dorong HMI Cabang Kotabumi Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis dan Kontrol Sosial
Arsip

Pemprov Lampung Dorong HMI Cabang Kotabumi Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis dan Kontrol Sosial

November 8, 2026
Next Post
Wagub Jihan Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Lampung, Susun Rencana Aksi Daerah 2027

Wagub Jihan Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Lampung, Susun Rencana Aksi Daerah 2027

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Masyarakat Kecewa Penyaluran Sembako oleh Bupati Lampung Utara  Hamartoni Tidak Tepat Sasaran

Masyarakat Kecewa Penyaluran Sembako oleh Bupati Lampung Utara  Hamartoni Tidak Tepat Sasaran

Desember 26, 2025
Lapor Bapak Bupati, Kisruh 98 Guru PNS PPPK Lampung Utara Keluhkan Pemotongan Gajih Tunjangan Menjelang Lebaran

Lapor Bapak Bupati, Kisruh 98 Guru PNS PPPK Lampung Utara Keluhkan Pemotongan Gajih Tunjangan Menjelang Lebaran

Maret 30, 2025
Wahana Kolam Renang Water World Lampung Diduga Belum Kantongi Izin, Pengunjung Mulai Resah

Wahana Kolam Renang Water World Lampung Diduga Belum Kantongi Izin, Pengunjung Mulai Resah

Desember 11, 2024
Polres Lampung Utara Lepas Tiga ASN Lampura Menyalahgunakan Narkoba Setelah Diserahkan Ke BNN Lampung

Polres Lampung Utara Lepas Tiga ASN Lampura Menyalahgunakan Narkoba Setelah Diserahkan Ke BNN Lampung

November 4, 2025
Beredar Video Syur Oknum Kadis Lampung Utara Bersama Wanita Muda Menjadi Pergunjingan ASN

Beredar Video Syur Oknum Kadis Lampung Utara Bersama Wanita Muda Menjadi Pergunjingan ASN

Mei 17, 2025

EDITOR'S PICK

Bagi Minyak Goreng Ilegal, Paslon Bupati Lamsel No Urut 2 di Soal

Bagi Minyak Goreng Ilegal, Paslon Bupati Lamsel No Urut 2 di Soal

Oktober 7, 2024
Pemprov Lampung Sambut Baik 8 Rekomendasi Pansus LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024 untuk Peningkatan PAD

Pemprov Lampung Sambut Baik 8 Rekomendasi Pansus LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024 untuk Peningkatan PAD

Agustus 8, 2025
Pj Gubernur Lampung Sampaikan Lima Hal Penting Dalam Sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024

Pj Gubernur Lampung Sampaikan Lima Hal Penting Dalam Sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024

November 13, 2024
Ikhwan Fadil Ibrahim Sikapi Kinerja LJU

Ikhwan Fadil Ibrahim Sikapi Kinerja LJU

Agustus 4, 2024
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Loker

© 2022 Begawinews - Media Inspirasi Masyarakat Lampung by Mrinsancita.

No Result
View All Result
  • Siber
  • Indeks News
  • Indeks News
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opinion
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Opinion

© 2022 Begawinews - Media Inspirasi Masyarakat Lampung by Mrinsancita.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!