Bandar Lampung(BegawiNews.com) – Anggota DPRD Lampung Garinca Reza Pahlevi menilai, dana transfer daerah tahun 2025 yang dipotong pemerintah pusat sebesar Rp50,59 triliun membuat gelagapan pemerintah daerah.
Akibatnya, kata dia, pembangunan cenderung berkurang bahkan sangat minim. Rencana selanjutnya, pada tahun 2026, sebesar Rp269 triliun dana transfer daerah pun akan dipotong oleh pemerintah pusat.
”Makin dalam saja pembangunan daerah terhambat oleh kebijakan ini,” kata Garinca dikutip dari status Facebook-nya.
Ia menilai, pemerintah daerah se-Indonesia akan kasihan karena mereka yang notabene baru saja dilantik belum bisa merealisasikan janji kampanyenya. Sebab, ada keterbatasan dana daerah sehingga hanya bisa memanfaatkan anggaran yang ada.
Garinca berharap pemerintah daerah se-Indonesia mampu kuat bertahan dengan persoalan ini.
Ia juga menilai, pemerintah daerah harus mempunyai terobosan dan daya kreativitas untuk memanfaatkan potensi daerahnya guna mencari sumber-sumber penerimaan daerah.(*/red)





















